Direct Digital Radiography

Diposkan oleh Label: di
Helooww Assalamualaikum guys... sebelumnya admin mohon maaf banget baru bisa dan sempat untuk posting materi baru sekarang dikarenakan kesibukan duniawii hehehe.. okee langsung aja yaa dibaca materinya, kalau ada yang mau bertanya silahkan tulis dikolom komentar, atau yang mau belajar bisa hubungin saya via email yaaa.. semoga bermanfaat :)))
Ada baiknya sebelum BACA atau COPY PASTE, TINGGALKAN KOMENTAR dan SERTAKAN SUMBERNYA untuk semangat Nge-Blog :)
Salam IKATEMI - Bacalah dengan Bismillah 


DIRECT DIGITAL RADIOGRAPHY (DDR)



Digital Radiography



  • 1. Pengertian Direct Digital Radiography (DDR)
​Direct Digital Radiography (DDR) adalah bentuk pencitraan sinar-X yang menggunakan sensor sinar-X digital sebagai pengganti film fotografi konvensional. Dalam sistem ini, proses kimiawi yang biasanya digunakan pada radiografi konvensional digantikan oleh sistem komputer yang terhubung langsung ke monitor atau printer laser. 


  • ​2. Tujuan dan Manfaat Utama
​Implementasi teknologi radiografi digital bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan medis melalui:

Pratayang Cepat: Gambar dapat dilihat secara instan setelah pengambilan. 
Efisiensi Alur Kerja: Penghapusan langkah pemrosesan film mempercepat waktu eksposur. 
Pemrosesan Citra: Kemampuan menggunakan teknik pengolahan citra khusus untuk meningkatkan kualitas tampilan gambar secara keseluruhan. 


  • 3. Komponen Utama Sistem DDR
​Sistem ini terdiri dari beberapa komponen teknis yang saling terintegrasi:

X-ray Source: Sumber sinar-X yang digunakan sama dengan radiografi konvensional, sehingga pesawat sinar-X lama masih dapat digunakan dengan modifikasi. 

Image Receptor (Detektor): Pengganti kaset dan film. Terdapat dua tipe utama: Flat Panel Detectors (FPDs) dan High Density Line Scan Solid State Detectors

Analog to Digital Converter (ADC): Berfungsi mengubah data analog dari detektor menjadi data digital yang dapat dibaca komputer. 

Komputer: Bertugas mengolah, memanipulasi, dan menyimpan data gambar, serta menghubungkannya ke perangkat output. 

Output Device: Media untuk menampilkan hasil, bisa berupa monitor atau printer laser yang menggunakan film khusus (dry view) tanpa proses kimiawi. 


  • 4. Prinsip Kerja
​Inti dari prinsip kerja DR adalah menangkap sinar-X tanpa film. Sebagai gantinya, penangkap gambar digital merekam radiasi dan mengubahnya menjadi file digital yang dapat langsung ditampilkan di monitor, disimpan dalam rekam medis, atau dikirim ke unit lain melalui jaringan (teleradiology). 


  • ​5. Kelebihan dan Kekurangan

Tabel Kelebihan dan Kekurangan DDR

  • 6. Perbandingan: CR vs DR
​Berdasarkan proses teknisnya, perbedaan keduanya adalah:

Computed Radiography (CR): Menggunakan piring pencitraan (imaging plate) yang harus diproses di Reader Digital sebelum sinyal dikirim ke komputer. 

Digital Radiography (DR): Menggunakan transistor penerima (seperti bucky) yang langsung mengubah sinar menjadi sinyal digital untuk dilihat di monitor. 

 

  • 7. Keunggulan Proses Digital dibandingkan Konvensional
​Penggunaan sistem digital (baik CR maupun DR) memberikan keuntungan signifikan dibanding metode lama:
Diagnosa & Distribusi: Hasil lebih akurat dan mudah dikirim secara elektronik melalui internet atau telepon. 
Penyimpanan: Menghilangkan kebutuhan ruang arsip fisik karena menggunakan arsip digital, sehingga mengurangi risiko kehilangan film. 
Kualitas: Kualitas gambar digital tidak akan menurun seiring waktu (awet). 
Lingkungan: Tidak menghasilkan limbah kimia berbahaya seperti pada proses konvensional. 


Sumber : Presentasi Kuliah Radiography - Poltekkes Kemenkes Jakarta II angkatan 2014
Post a Comment

Back to Top