memuat segala hal tentang elektromedik
Hallooooo Assalamualaikum guys... okee langsung aja yaa dibaca materinya, kalau ada yang mau bertanya silahkan tulis dikolom komentar, atau yang mau belajar bisa hubungin saya via email yaaa.. semoga bermanfaat :)))
1. PERALATAN DIAGNOSTIK ( DOPPLER )
KOPETENSI 1
Mampu melakukan pencatatan alat elektromedik
a. Memampu melakukan inventarisasi alat elektomedik
TANGGAL
NAMA ALAT
MERK
TYPE
NO SERI
TEMPAT
22/02/2028
DOPPLER
DIANA
KD-250
0910051
VK
b. Mampu melakukan pencatatan data dan uji coba dan uji fungsi
LEMBAR KERJA UJI FUNGSI
Nama Rumah Sakit : RSUD Naruto
Unit pelayanan :
DATA ALAT
Nama Alat : DOPPLER
Merk : DIANA
Type/Model : KD-250
Pemantauan Kondisi Lingkungan
Suhu :
Kelembaban :
Pemeriksaan kondisi fisik ( Kualitatif )
Perlengkapan
Keterangan
baik
tidak baik
casing/selungkup
v
kabel daya
Probe
Indikator
kebersihan alat
Pemeriksaan fungsi ( kuntitatif )
Uraian
Kondisi
Baik
keterangan
Fungsi Probe
V
Rusak
Fungsi Tombol
Indikator AC/C
Fungsi speaker
Fungsi batrai
Kesimpulan : Alat tidak layak di fungsikan karena probenya rusak
c. Mampu menbuat dokumen peeliharaan alat
LEMBAR PEMELIHARAAN
Merk :DIANA
Alat oprasioanal dan material bantu
ada
tidak ada
Toolset
Sikat/kuas
kain lap
Cairan pembersih
Pemeriksaan kondisi Fisik/TindakanPemeliharaan
Lakukan pemebersihan :
- pembersihan di seluruh bagian alat
Lakukan Pengecekan :
- Seluruh bagian kabel dan probe
Lakukan pengecekan fungsi dan kondisi bgian alat :
- Sistem catu daya
- Saklar On/Off
- Kabel daya
- Tombol power
- Probe
- Speaker
- Batrai
d. Mampu membuat dokumen perbaikan
LEMBAR KERJA PERBAIKAN
Tindakan Perbaikan :
1. Gejala Kerusakan Alat :
- Probe tidak bisa mendeteksi suara yang berasal dari janin
- Suaranya tidak jelas
2. Langkah Perbaikan :
- Mengganti sensor probenya dengan yang baru
KOPETENSI 2
Mampu melakukan penggunaan alat elektromedik pada sarana pelayanan kesehatan
a. Menegetahui Fungsi Alat
Doppler adalah alat elektromedik yang berfungsi untuk mendeteksi detak jantung bayi pada usia 11 minggu keatas.
b. Mampu melaksanakan SOP alat
a. Tempatkan alat pada ruang pemeriksaan
b. Lepaskan penutup debu
c. Siapkan bahan operasional (Jelly dan Tissue)
d. Hubungkan alat ke caru daya (bila menggunakan tegangan AC)
e. Hidupkan alat dengan menekan/memutar tombol ON/OFF ke posisi ON
f. Periksa kondisi indikator baterai, bila low batt lakukakn pengisian baterai
g. Periksa kondisi probe
h. Periksa volume suara dengan merubah sound level regulator
i. Perhatikan protap pelayanan
j. Beritahukan kepada pasien mengenai tindakan yang akan dilakukan
k. Oleskan jelly pada permukaan kulit (Obyek)
l. Tempatkan probe pada posisi obyek
m. Atur sound regulator sesuai dengan kebutuhan
n. Lakukan pemeriksaan
o. Setelah pengoperasian selesai matikan alat dengan menekan/memutar tombol ON/OFF ke posisi OFF
p. Kembalikan posisis sound level regulator ke posisi minimum/nol
q. Lepaskan hubungan alat dari catu daya
r. Bersihkan probe dan alat, pastikan alat fetal doppler dalam kondisi baik dan siap difungsikan pada pemakaian berikutnya
s. Pasang penutup debu
t. Simpan alat dan aksesoris pada posisi semula
c. Mampu ,mengetahui Prinsip,Sistem kerja dan bagian-bagian alat
1. Prinsip kerja
Alat doppler memiliki 2 sensor yaitu :
1. Untrasound yaitu menggunakan transmitter dan receiver. Keuntungannya lebih peka dan akurat, tetapi harganya lebih mahal.
2. Mikrosound yaitu tidak menggunakan transmitter dan reicever. Hanya menerima melainkan tidak memancarkan sehingga kurang peka.
Pesawat doppler menggunakan frekuensi sebesar 2,225 MHz yang digunakan untuk mendeteksi detak jantung bayi usia 10-11 minggu, kemudian detak jantung batu yang berupa frekuensi dibangkitkan oleh oscilastor kemudian dipancarkan oleh tranduser transmitter ke media pengukuran dan hasil pengukuran diterima kembali oleh tranduser receiver, lalu sinyal direkam oleh reactivier masuk ke pre-amp untuk dikuatkan kemudian dilakukan penguatan akhir oleh power Amp dan masuk speaker.
2.Bagian-bagian pesawat
a. Power switch : untuk menghidupkan dan mematikan alat
b. Power lamp : indikator untuk menyalakan alat
c. Chart setting level : dengan menekan level kebawah, tutup depan dari tempat kertas terbuka untuk kertas perekam.
d. Tampilan irama detak jantung : berkedip-kedip bersamaan dengan irama detak jantung
e. Tampilan FHR : tampilan untuk indicator FHR dalam keadaan baik (hijau) atau tidak (orange)
f. Switch zero switch : untuk setting nol dari perekaman UC.
g. Switch perekaman: tombol untuk operasi perekaman.
h. Switch volume (up/down) : tombol untuk penyetingan besaran suara detak jantung
i. Speaker: untuk output suara.
Blok Diagram Doppler
3.Cara kerja blok diagram
Rangkaian oscilator membangkitkan frekuensi tinggi 250MHz. Frekuensi dipancarkan ke obyek melalui transmitter. Oleh obyek frekuensi dipantulkan dan diterima oleh receiver. Rangkaian pre-Amp dan filter akan mengolah pancaran gelombang tersebut, kemudian dikuatkan oleh penguat akhir dan diubah menjadi sinyal suara oleh speaker.
d.Mampu menegtahui spesifikasi alat
Spesifik alat
Merk
:
Type
KD- 250
No Seri
Output Sinyal
USG Doppler Pulses 1,1MHz
Ultrasound Gelombang Intensitas ≤ 1,5 mW/Cm2
Recording width
Channel 1 (FHR)
80mm (50-210BPM) atau 70mm (30-240BPM)
2 Channel (UC) – 40mm
Daya
90-130 VAC, 50/60 Hz, 30 VA atau 100-240 VAC, 50/60 Hz, 30VAS DC 12V fuse 250V 1A
Ukuran
8.7W x 9.0H x 9.7D inci
220W x 228H x 246D milimeters
Berat
10pounds/4.5Kilogram
KOPETENSI 3
Mampu melakukan penenmpatan dan penyimpanan alat elektromedik
a. Mampu mengetahui fungsi akifitas ruangan
- Ruang VK adalah suatu ruangan yang berfungsi sebagai tempat bersalin
b. Mampu mengetahui persyartan teknis,lingkungan dalam penempatan alat
Kondisi operasi : ±5°C - +40°C
Kondisi Penyimpanan : ± 20°C - +45°C
Kelembapan :
Kondisi Operasi : 20% - 90%
c. Mampu membuat perencanaan penyimpanan alat berdasarkan spesifikasi alat
a. Setelah pengoperasian selesai matikan alat dengan menekan/memutar tombol ON/OFF ke posisi OFF
b. Kembalikan posisis sound level regulator ke posisi minimum/nol
c. Lepaskan hubungan alat dari catu daya
d. Bersihkan probe dan alat, pastikan alat fetal doppler dalam kondisi baik dan siap difungsikan pada pemakaian berikutnya.
e. Pasang penutup debu
f. Simpan alat dan aksesoris pada posisi semula
KOPETENSI 4
Mampu melaksanakan perencanaan pemeliharaan alat elektromedik
Troubleshooting
a. Unit tidak akan menyala
1) Periksa baterai
b. Unit menyala tetapi tidak ada suara
1) Headphone dan kabel audio yang speaker interrupt
c. Akurat Heart Rate
1) Janin terlalu muda
2) Menghitung denyut jantung ibu
3) Memastikan secara manual menghitung denyut jantung
d. Statis
1) Penggunaan yang tidak memadai ultrasound gel , gunakan secara bebas
2) Interferensi dari peralatan lain
3) Mengurangi tingkat volume
4) Tidak menggunakan gel ultrasonik , produk berbasis minyak akan membahayakan penyelidikan wajah . Gunakan gel ultrasonik saja.
e. Simbol baterai muncul
1) Ganti baterai
f. Simbol hati muncul
1) Unit menghitung denyut jantung janin
g. Unit secara otomatis mematikan
1) Unit belum digunakan selama 1-5 menit
2) Janin terlalu muda
KOPETENSI 5
Mampu pemeliharaan alat elektromedik
Pemeliharaan alat wajib dilakukan untuk menjaga keefisienan dari pesawat itu sendiri , adapun pemeliharaan untuk pesawat Doppler adalah :
1) Persiapan
a) siapkan peralatan kerja
(1) Toolset
(2) Multimeter
b) siapkan bahan pemeliharaan, bahan operasional, dan material bantu
(1) Contact cleaner
(2) Kain lap/ kertas tissue
(3) Pasta jelly
(4) Jelly
(5) Kuas
(6) baterai
Pelaksanaan pemeliharaan
1) Lakukan pembersihan seluruh bagian alat
2) Lakukan pengencangan /tightening
3) Lakukan pengecekan fungsi dan kondisi bagian alat
4) Lakukan penggantian bahan pemeliharaan
5) Lakukan pemeriksaan kinerja dan aspek keselamatan kerja
6) Lakukan penyetelan dan adjustment
7) Kesimpulan hasil pemeliharaan
2) Tata laksana
(1) Pastikan alat tidak terhubung ke catu daya
(2) Periksa kelengkapan alat seperti ada tidaknya ,probe transducer, kabel spiral, kabel cord, baterai charging.
(3) Periksa steker listrik beserta catu daya PLN dengan menggunakan multitester listrik yang besarnya kurang lebih 220 VAC.
(4) Periksa pembumian listrik dengan menggunakan mulititester .
(5) Pastikan alat tidak terhubung ke catu daya PLN kemudian lakukan pembersihan alat dimulai dari chasing,probe transducer ,kabel cord,kabel spiral dari debu & kotoran dengan menggunakan lap basah kemudian keringkan dengan lap kering.
(6) Berikanlah contack cleaner pada bagian connector spiral probe transducer untuk menghindari dari karat.
(7) Periksa fungsi sistem alat fetal dopler & baterai charging dengan mengoperasikan alat tersebut
No
Kegiatan pemeliharaan
periode
1.
Cek dan bersihkan seluruh bagian alat
1 bulan
2.
Cek fungsi tombol dan indicator perbaiki bila perlu
3.
Cek kabel elektroda aktif dan netral perbaiki dan ganti bila perlu
3 bulan
4.
Cek fungsi foot switch, perbaiki bila perlu
6 bulan
5.
Cek system catu daya, perbaiki bila perlu
6.
Lakukan pengujian dan analisa performance frekuensi
1 tahun
7.
Lakukan pengukuran arus bocor
8.
Lakukan pengukuran tahanan kabel pembumian alat
9.
Lakukan uji kinerja alat
d. Pencatatan
- Lakukan pengisian formulir lembar kerja,kartu pemeliharaan dan SPK
- Simpulkan hasil pemeliharaan
- Alat baik
- Alat tidak baik
- Pengguna alat menandatangani formulir lembar kerja dan SPK,sebagai bukti pemeliharaan alat telah dilaksanakan
e. Pengemasan
1) Cek alat kerja dan alat ukur
2) Cek dan rapikan dokumen teknis penyerta
3) Kembalikan alat kerja,alat ukur dan dokumen teknis teknis penyerta ke tempat semula
4) Bersihkan alat dan lokasi pemeliharaan
f. Laporan
1) Laporkan hasil pemeliharaan alat kepada Unit pelayanan pengguna alat dan serahkan kembali alat yang telah dipelihara
2) Laporkan hasil pemeliharaan alat kepada pemberi tugas
KOPETENSI 6
Mampu melakukan analisis teknis alat elektromedik
FuFungsi Alat
Dopple adalah sebuah alat eleektromedik yang tergabung dalam peralatan diagnostik , yang membantu pekerjaan dokter maupun perawat untuk mendengar detak jantung dari janin seorang ibu pada usia 11 minggu keatas , secara garis besar dengan perkembangan zaman ada sebagian dari alat ini yang langsung menditeksi atau menampilkan heart rate.
P Prinsip dan Sistim Kerja Alat
1) Untrasound yaitu menggunakan transmitter dan receiver. Keuntungannya lebih peka dan akurat, tetapi harganya lebih mahal.
2) Mikrosound yaitu tidak menggunakan transmitter dan reicever. Hanya menerima melainkan tidak memancarkan sehingga kurang peka.
Pesawat doppler menggunakan frekuensi sebesar 2,225 MHz yang digunakan untuk mendeteksi detak jantung bayi usia 10-11 minggu, kemudian detak jantung yang berupa frekuensi dibangkitkan oleh oscilastor kemudian dipancarkan oleh tranduser transmitter ke media pengukuran dan hasil pengukuran diterima kembali oleh tranduser receiver, lalu sinyal direkam oleh reactivier masuk ke pre-amp untuk dikuatkan kemudian dilakukan penguatan akhir oleh power Amp dan masuk speaker.
Cara kerja blok diagram
KOPETENSI 7
Mampu melakukan perbaikan alat elektromedik
3. Gejala Kerusakan Alat :
4. Langkah Perbaikan :
5. Mengganti sensor probenya dengan yang baru
SUMBER : Laporan Praktik Kerja Lapangan - RSUD xxxx Poltekkes Jakarta II
+
Hallooooo Assalamualaikum guys... okee langsung aja yaa dibaca materinya, kalau ada yang mau bertanya silahkan tulis dikolom komentar, at...